Ide Aturan Baru Liga Inggris untuk Hentikan “Corner FC”
Sepak bola Liga Inggris kembali menjadi sorotan setelah skema sepak pojok Arsenal dinilai terlalu cerdik. Tim asuhan Mikel Arteta menumpuk banyak pemain di kotak kecil kiper lawan, sehingga ruang gerak penjaga gawang sangat terbatas. Taktik ini membuat lawan kesulitan menghalau bola, dan Arsenal berhasil mencetak 16 gol dari sepak pojok musim ini, terbanyak di Liga Inggris 2025/2026.

Namun, taktik ini menimbulkan kontroversi karena dianggap mengakali aturan. Pemain yang menumpuk di depan gawang dinilai mengganggu pergerakan kiper, tetapi wasit sulit memberikan pelanggaran karena bola belum ditendang. Strategi ini dinilai efisien, tetapi mengurangi estetika permainan dan menimbulkan keresahan banyak pihak.
Para pengamat menilai jika banyak tim meniru cara Arsenal, Liga Inggris bisa kehilangan daya tarik. Taktik “Corner FC” bisa mengubah dinamika permainan, membuat pertandingan lebih bergantung pada bola mati ketimbang keterampilan terbuka di lapangan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pandangan Ahli dan Mantan Wasit
Darren Cann, mantan asisten wasit Liga Inggris, menyoroti kesulitan pengaturan pelanggaran saat sepak pojok. “Perebutan bola sering dimulai sebelum tendangan sudut dilakukan. Tidak mungkin memberikan pelanggaran ketika bola belum dimainkan,” ujar Cann dikutip dari BBC. Ia menilai peraturan saat ini perlu disesuaikan agar taktik seperti Arsenal tidak merugikan integritas permainan.
Cann juga berdiskusi dengan legenda Timnas Inggris, Alan Shearer, mengenai solusi. Shearer menyarankan agar wasit dapat memberikan pelanggaran begitu peluit pertandingan dibunyikan, meskipun bola belum ditendang. Ide ini memungkinkan pengaturan area penalti lebih adil dan mengurangi interaksi berlebihan yang mengganggu kiper.
Gagasan Shearer dinilai memiliki kelebihan, karena memperluas hak wasit dalam mengatur situasi di area penalti. Dengan aturan ini, pemain tidak bisa lagi menghalangi kiper secara ilegal sebelum tendangan dilakukan, sehingga meningkatkan keselamatan dan fairness dalam sepak bola modern.
Baca Juga: Jackson Gagal Bersinar di Bayern dan Siap Kembali ke Chelsea
Usulan Peraturan Baru

Cann mengusulkan aturan tambahan agar penyerang tidak boleh berada di kotak kecil kiper sebelum bola tendangan sudut diambil. Pemain harus memulai dari luar kotak enam yard untuk menghindari kerumunan di depan gawang. Dengan aturan ini, area gawang lebih lega, kiper lebih leluasa, dan sepak pojok tidak dimanfaatkan secara ekstrem untuk keuntungan tim tertentu.
Selain itu, aturan ini bisa diterapkan secara konsisten di seluruh Liga Inggris. Tim yang biasa menumpuk pemain di kotak kecil akan dipaksa menyesuaikan strategi, sehingga permainan tetap menarik dan kompetitif. Cann menekankan bahwa aturan ini bukan untuk mengurangi kreativitas, tetapi menjaga keseimbangan antara taktik dan fair play.
Dampak bagi Liga Inggris
Jika diterapkan, aturan baru ini dapat mengubah dinamika bola mati di Liga Inggris. Tim-tim akan lebih kreatif dalam strategi tanpa harus menumpuk pemain di kotak kecil kiper lawan. Hal ini juga meningkatkan keselamatan pemain dan mengurangi kontroversi di pertandingan besar.
Selain itu, regulasi baru memberi hak lebih besar kepada wasit untuk mengendalikan pertandingan. Dengan batasan baru, permainan lebih seimbang, fans tetap bisa menikmati sepak bola modern, dan taktik ekstrem seperti “Corner FC” tidak lagi merusak estetika kompetisi. Liga Inggris akan menjadi lebih kompetitif dan adil, sambil tetap menjaga atraksi gol dari bola mati. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola Liga Inggris menarik lainnya hanya di ligainggrisnew.id.
