Ruben Amorim Pilih Bungkam Demi Michael Carrick di Manchester United
Ruben Amorim memutuskan menahan diri dari komentar publik mengenai pemecatannya di Manchester United hingga musim ini berakhir. Keputusan itu diambil untuk menjaga stabilitas tim dan mencegah gangguan terhadap pelatih sementara, Michael Carrick.

Amorim dipecat secara mengejutkan setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada bulan lalu. Carrick kemudian ditunjuk sebagai caretaker dan langsung memimpin tim di tengah fase krusial kompetisi Premier League.
Meski kepergian dari Old Trafford mengejutkan publik, Amorim terlihat santai. Ia sempat berjalan di pusat kota Manchester bersama sang istri dan menyapa wartawan dengan senyum ramah, tanpa memberikan komentar soal situasi pribadinya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Sikap Diam yang Terencana
Berbeda dengan manajer lain yang biasanya segera memberikan pernyataan setelah dipecat, sumber di Portugal menyebut Amorim memilih menunda pembicaraan hingga akhir musim. Ia ingin berbicara secara menyeluruh setelah kompetisi rampung.
Amorim berencana menjelaskan bagaimana situasi di United memburuk dengan cepat selama masa jabatannya. Namun, saat ini ia menilai bahwa berbicara terbuka bisa mengganggu fokus Carrick dan perjalanan United di sisa musim.
Keputusan ini dianggap sebagai tindakan profesional dan strategis. Amorim menempatkan kepentingan klub di atas kepentingan pribadi, menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi situasi sulit yang penuh tekanan publik dan media.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Siap Tantang Kebangkitan Manchester United di Liga Inggris
Dukungan Amorim untuk Carrick

Sikap diam Amorim juga menjadi bentuk dukungan moral bagi Michael Carrick. Mantan gelandang United itu tengah berusaha membawa klub kembali ke jalur Liga Champions sekaligus membuka peluang menjadi pelatih permanen.
Sebelum dipecat, Amorim sempat menegaskan bahwa dirinya datang ke Old Trafford sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih sementara. Ia juga menyinggung pentingnya peran semua departemen klub, mulai dari manajemen hingga pencari bakat, untuk mendukung tim secara maksimal.
Dengan tidak mengumbar komentar negatif, Amorim memberi ruang bagi Carrick untuk bekerja tanpa tekanan tambahan. Hal ini membantu mantan gelandang legendaris tersebut fokus pada strategi dan motivasi pemain untuk mencapai hasil positif.
Awal Gemilang Michael Carrick
Michael Carrick menikmati awal impresif sebagai caretaker. Ia memimpin United meraih kemenangan beruntun atas Arsenal, Manchester City, dan Fulham, membawa tim naik ke posisi keempat klasemen sementara Premier League.
Performa positif ini mulai menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan Carrick menjadi pelatih permanen. Namun, ia menegaskan fokus utamanya adalah tim, bukan isu masa depan, dan semua keputusan harus diambil dengan pertimbangan matang, bukan reaksi sesaat.
Manajemen Manchester United diperkirakan akan segera menentukan pelatih tetap musim depan. Beberapa kandidat muncul, termasuk Unai Emery, Oliver Glasner, Roberto De Zerbi, dan Carrick sendiri yang kini menikmati momentum positif di kursi kepelatihan. Simak terus pembahasan sepak bola liga inggris terupdate lainnya hanya di ligainggrisnew.id.
