Xabi Alonso Siap ke Chelsea Asalkan Satu Syarat Ini Dipenuhi
Chelsea mulai bergerak aktif mencari pelatih baru untuk memimpin proyek mereka musim depan. Setelah menjalani musim yang penuh ketidakstabilan, manajemen The Blues ingin menghadirkan sosok yang mampu membangun identitas tim secara lebih jelas dan konsisten.
Nama Xabi Alonso kini muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi pelatih di Stamford Bridge. Pelatih asal Spanyol tersebut dianggap memiliki kualitas dan karakter yang cocok untuk membangkitkan Chelsea kembali ke papan atas sepak bola Inggris dan Eropa.
Keberhasilan Alonso bersama Bayer Leverkusen menjadi alasan utama ketertarikan Chelsea. Ia sukses membawa klub Jerman itu tampil luar biasa dan bahkan mencatat musim tak terkalahkan saat menjuarai Bundesliga 2024. Prestasi tersebut membuat reputasi Alonso sebagai pelatih muda terbaik Eropa semakin meningkat.
Alonso Belum Mau Ambil Keputusan Terburu Buru
Meski tertarik dengan proyek Chelsea, Xabi Alonso belum sepenuhnya memberikan persetujuan untuk menerima tawaran tersebut. Mantan gelandang Liverpool dan Real Madrid itu disebut masih berhati-hati sebelum menentukan langkah besar dalam karier kepelatihannya.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Menurut laporan media Inggris, Alonso meminta jaminan khusus dari manajemen Chelsea sebelum bersedia menandatangani kontrak. Ia ingin memastikan bahwa klub benar-benar memiliki visi jangka panjang yang jelas dan mendukung proses pembangunan tim secara stabil.
Selain itu, Alonso juga meminta kendali lebih besar terhadap arah tim dan kebijakan transfer pemain. Pengalaman kurang menyenangkan saat melatih Real Madrid membuatnya tidak ingin kembali berada dalam situasi penuh tekanan tanpa dukungan penuh dari klub.
Baca Juga:Â Chelsea Guncang Internal! Tiga Staf Dipecat di Tengah Krisis Keuangan
Trauma di Real Madrid Masih Membekas
Pengalaman singkat Alonso bersama Real Madrid masih menjadi faktor penting dalam pertimbangannya. Meski datang dengan harapan besar, masa kerjanya di Santiago Bernabeu berakhir lebih cepat dari perkiraan setelah berbagai masalah menghantam tim.
Cedera pemain yang terus berdatangan dan jadwal pertandingan yang sangat padat membuat situasi Madrid sulit dikendalikan. Alonso akhirnya gagal memenuhi ekspektasi tinggi publik meski sebenarnya sempat menunjukkan ide permainan yang menjanjikan.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, bahkan sempat memberikan pembelaan terbuka terhadap Alonso. Ia menilai kegagalan tersebut bukan sepenuhnya kesalahan sang pelatih. Menurut Perez, badai cedera dan minimnya waktu persiapan menjadi penyebab utama menurunnya performa tim sepanjang musim.
Chelsea Tetap Siapkan Opsi Cadangan
Walaupun Xabi Alonso menjadi prioritas utama, Chelsea tetap berhati-hati dalam proses pencarian pelatih baru. Manajemen klub tidak ingin terlalu bergantung pada satu nama sehingga mereka juga menyiapkan beberapa kandidat lain sebagai alternatif.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar Chelsea adalah pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, serta pelatih Fulham, Marco Silva. Kedua pelatih tersebut dinilai memiliki kemampuan membangun tim dengan gaya permainan modern dan kompetitif di Premier League.
Meski begitu, Chelsea tetap menganggap Alonso sebagai sosok paling ideal untuk memimpin proyek besar mereka. Pengalaman sebagai mantan pemain elite dunia serta keberhasilannya bersama Bayer Leverkusen membuat Alonso dinilai mampu menjadi figur transformasional yang dapat membawa Chelsea kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa. Simak dan ikuti terus informasi sepak bola terbaru secara lengkap hanya di ligainggrisnew.id.