Palmer Tunjukkan Kualitasnya Menjelang Piala Dunia
Chelsea datang ke markas Wolves dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi sedikit yang menduga laga ini akan menjadi panggung besar bagi Cole Palmer. Bermain di Molineux Stadium, The Blues tampil efektif sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan tuan rumah.

Intensitas tinggi ini membuat Wolves kesulitan mengembangkan permainan mereka sendiri. Gol pertama Chelsea lahir pada menit ke-13 lewat titik penalti yang dieksekusi Palmer dengan tenang. Keputusan wasit memberi penalti sempat diprotes, namun Palmer tak terganggu. Ia mengarahkan bola dengan presisi, memberi sinyal bahwa malam itu akan menjadi miliknya.
Tekanan Chelsea terus berlanjut dan kembali menghasilkan penalti kedua di menit ke-35. Palmer kembali maju dan menuntaskannya tanpa ragu. Keunggulan ini membuat Chelsea semakin nyaman, sementara Wolves terlihat kehilangan fokus dan disiplin di lini belakang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Cole Palmer Kembali Bersinar
Tak butuh waktu lama bagi Palmer untuk melengkapi hat-trick. Tiga menit setelah gol keduanya, ia mencetak gol ketiga lewat penyelesaian klinis hasil umpan Marc Cucurella. Pergerakan Palmer tanpa bola menjadi kunci, memanfaatkan celah yang ditinggalkan bek Wolves.
Hat-trick ini terasa spesial karena semuanya tercipta di babak pertama. Palmer pun mencatatkan rekor sebagai pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak tiga hat-trick di paruh awal pertandingan. Sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas dan mentalitasnya.
Lebih penting lagi, performa ini menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghampirinya. Cedera dan penurunan performa membuat Palmer hanya mencetak empat gol sebelum laga ini. Namun, penampilan di Molineux membuktikan bahwa ia masih menjadi salah satu pemain paling berbahaya di liga.
Baca Juga: Liam Rosenior Balas Pedas Kritik Paul Merson Usai Kekalahan Chelsea
Chelsea Menemukan Ritme

Memasuki babak kedua, Wolves mencoba bangkit dan tampil lebih agresif. Upaya mereka membuahkan hasil melalui gol Tolu Arokodare dari situasi sepak pojok pada menit ke-54. Gol tersebut sempat memberi harapan bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, Chelsea menunjukkan kedewasaan dalam bermain. Mereka tak terpancing tempo cepat Wolves dan memilih mengontrol penguasaan bola. Lini tengah Chelsea bekerja disiplin, memutus aliran serangan lawan dan menjaga jarak antar lini tetap rapat.
Keputusan pelatih Liam Rosenior menarik Palmer lebih awal juga menunjukkan pendekatan cerdas. Selain melindungi kondisi fisik sang pemain, langkah ini memastikan Chelsea tetap solid hingga laga berakhir dengan skor 3-1.
Sinyal Kuat Menuju Piala Dunia
Performa Palmer tak hanya berarti bagi Chelsea, tetapi juga untuk Timnas Inggris. Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, penampilan ini menjadi sinyal kuat bahwa Palmer siap kembali bersaing di level tertinggi.
Kepercayaan diri yang ia tunjukkan, terutama dalam situasi penalti, menjadi aset berharga bagi Inggris. Palmer terlihat matang dalam mengambil keputusan dan mampu tampil tenang di bawah tekanan besar. Jika ia mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim, Palmer berpeluang besar menjadi bagian penting dalam rencana Inggris di Piala Dunia.
Laga melawan Wolves bisa menjadi titik balik, bukan hanya untuk musimnya bersama Chelsea, tetapi juga untuk karier internasionalnya. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar Liga Inggris menarik lainnya hanya di ligainggrisnew.id.
