Dari Lecce ke Old Trafford, Kebangkitan Patrick Dorgu yang Tak Terbendung
Patrick Dorgu perlahan membuktikan bahwa dirinya layak mengenakan seragam Manchester United. Setelah sempat diragukan sejak kepindahannya dari Lecce pada Januari 2025, pemain muda asal Denmark ini kini menunjukkan performa yang semakin matang dan konsisten di Liga Primer Inggris.

Gol demi gol yang ia ciptakan menjadi bukti nyata perkembangan pesatnya. Dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Arsenal, Dorgu mencuri perhatian lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti. Tendangannya membentur mistar gawang sebelum masuk, membuat kiper Arsenal David Raya tak berkutik.
Momen tersebut menjadi simbol kepercayaan diri baru yang kini melekat pada dirinya. Performa apik itu juga berdampak positif bagi tim. Dorgu tidak hanya menjadi pembeda di lini serang, tetapi juga memberikan energi dan keberanian bagi Manchester United yang sedang berusaha bangkit dari periode sulit.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Bebas dari Belenggu Posisi, Dorgu Menemukan Peran Idealnya
Salah satu kendala utama Dorgu di awal kariernya di United adalah penempatan posisi. Ia direkrut oleh Ruben Amorim untuk mengisi peran bek sayap, posisi yang dinilai kurang cocok dengan karakter permainannya yang agresif dan menyerang.
Sebagai bek sayap, Dorgu kerap kesulitan menyeimbangkan tugas bertahan dan naluri menyerangnya. Ia terlihat ragu saat harus fokus bertahan, namun juga tidak bebas naik membantu serangan seperti yang ia inginkan.
Situasi berubah setelah Michael Carrick mengambil alih kursi pelatih sementara. Carrick memberi Dorgu kebebasan bermain lebih ke depan sebagai pemain sayap. Keputusan itu terbukti tepat, karena Dorgu langsung tampil lebih eksplosif dan efektif.
Baca Juga: Analisis Kontroversi VAR saat Manchester City Melawan Wolves: City Seharusnya Dapat Penalti
Terinspirasi dari Patrice Evra

Gol indah Dorgu ke gawang Arsenal rupanya sampai ke mata legenda Manchester United, Patrice Evra. Mantan bek kiri asal Prancis itu bahkan mengunggah reaksi emosionalnya di media sosial, menunjukkan betapa terkesannya ia terhadap aksi sang junior.
Dorgu pun membalas dengan pesan penuh rasa hormat. Ia mengaku terinspirasi oleh gol legendaris Evra ke gawang Bayern Munchen pada Liga Champions 2014. Bagi Dorgu, belajar dari para legenda adalah bagian penting dari proses berkembangnya sebagai pemain.
Momen interaksi ini memperlihatkan ikatan emosional antara generasi lama dan baru di Manchester United. Dorgu tidak hanya mencetak gol, tetapi juga mewarisi semangat dan mentalitas juara para pendahulunya.
Disebut-Sebut Mirip Gareth Bale
Penampilan impresif Dorgu membuatnya mulai dibandingkan dengan Gareth Bale, pemain yang sukses bertransformasi dari bek kiri menjadi penyerang mematikan. Perbandingan ini disampaikan oleh mantan gelandang Tottenham, Jamie O’Hara, yang melihat kemiripan gaya bermain keduanya.
Dorgu memiliki kecepatan, kekuatan, dan keberanian untuk menusuk ke area berbahaya lawan. Dalam tujuh laga terakhir Liga Primer, ia mencatatkan tiga gol dan dua assist, statistik yang mengesankan untuk pemain berusia 21 tahun.
Meski sempat ditarik keluar karena kram ringan saat melawan Arsenal, Carrick memastikan kondisi Dorgu tidak serius. Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan penuh dari tim, Patrick Dorgu tampaknya sedang berada di jalur yang tepat menuju bintang besar di Old Trafford. Simak terus pembahasan sepak bola liga inggris terupdate lainnya hanya di ligainggrisnew.id.
